"Menjual Kualitas Membangun Kepercayaan"



Pintu Masjid Dan Memilih Pintu Kayu Jati Berkualitas Baik

Grade kualitas kayu jatiPada industri pembuatan pintu masjid  mayoritas penggunaan material kayu nya adalah menggunakan kayu jati,  Penggunaan kayu jati untuk pintu masjid dimungkinkan karena kayu jati memiliki kandungan minyak alami yang berfungsi sebagai pelindung dari cuaca maupun kondisi yang ekstrim sekalipun. Namun dari sekian banyak keistimewaan kayu jati ini, Ada hal yang perlu di perhatikan oleh konsumen terutama dalam pembuatan pintu Kayu Jati yaitu pada kelas atau kualitas nya, Kami menyebutnya sebagai Grade.

Kualitas kayu jati diklasifikasikan menjadi 3 kelas/grade, yaitu grade A, grade B, dan grade C. Kayu Jati Grade A lebih mahal dari Kayu Jati Grade B, dan Kayu Jati Grade B lebih mahal dari Kayu Jati Grade C dan seterusnya. Inilah penyebab utama adanya variasi harga pintu  kayu jati di berbagai pembuat atau pengrajin pintu jati.
Pengrajin pintu masjid kayu jati
Kualitas Pintu Kayu Jati Grade A :
Kayu Jati Grade A adalah kayu jati dengan kualitas terbaik. Kayu jati ini berasal dari bagian tengah atau jantung pohon jati (heartwood) dengan umur pohon paling sedikit 40 tahun. Grade A dapat dilihat dari seratnya yang lurus dan selaras, warnanya yang seragam, seratnya sangat rapat, dan terasa agak licin berminyak saat dipegang permukaan kayunya. Minyak inilah yang memberikan kayu jati ketahanan yang sangat hebat sehingga bisa bertahan melawan cuaca ekstrim (biasanya di negara 4 musim) dan serangan serangga termasuk rayap. Hanya saja, bagian ini hanya sekitar 25% dari keseluruhan batang kayu, dan ini yang membuatnya menjadi langka dan sangat mahal.

Kualitas Kayu Jati Grade B :
Kayu Jati Grade B berasal dari bagian terluar dari jantung pohon jati (heartwood), bagian ini merupakan 25% – 30% dari keseluruhan batang pohon. Dibandingkan dengan kayu jati grade A, kayu jati grade B memiliki warna yang sedikit lebih terang, serat yang kurang beraturan, dan kurang mengkilap, karena kandungan minyaknya pun lebih sedikit dibanding kayu jati grade A. Butiran serat kayunya pun tidak serapat kayu grade A, tetapi kayu grade B masih baik untuk digunakan sebagai bahan baku pintu masjid.

Kualitas Kayu Jati Grade C :
Kualitas Kayu Jati Grade C bisa dibilang rendah. Kayu jati ini berasal dari bagian terluar batang pohon jati (sapwood) dan pohon jati yang belum dewasa. Bagian ini mengambil sekitar 40% dari seluruh bagian batang pohon jati. Kayu Jati Grade C tidak memiliki minyak yang mampu memproteksi kayu, warnanya putih, dan biasanya dipenuhi oleh goresan atau coretan kayu. Walaupun berasal dari pohon jati yang sama, grade C ini tidak memiliki kualitas atau ketahanan yang sama dengan grade A. Biasanya grade C ini harganya jauh dibawah harga grade B dan grade A, bagi Anda dengan budget minim, mungkin ini pilihan yang tepat.

KESIMPULAN :
Jika Anda akan membuat pintu dengan kualitas baik dan Anda tinggal di daerah yang bercuaca ekstrim dengan 4 musim maka Anda perlu mebel jati grade A. Akan tetapi jika Anda memiliki budget yang tidak terlalu banyak, lalu menginginkan kualitas yang mendekati grade A Anda masih bisa menggunakan grade B.

PENTING: Perbedaan bahan daun pintu kayu jati grade A, grade B, dan grade C sangat sulit dibedakan pada saat pintu tersebut sudah dilapisi zat pewarna atau sudah di-finishing karena warnanya akan sama. Anda pastinya tidak mau tertipu kan? Maka pastikan Anda memilih vendor pembuat pintu jati atau pengrajin yang jujur dan bisa dipercaya.


Artikel Terkait:

Posted on 03.00 by GUDANG ART JOGJA and filed under , | 0 Comments »

Recent Posts