"Menjual Kualitas Membangun Kepercayaan"



Mengenal Seni Geometris Ornamen Islam

Dalam perkembangan seni geometris ornamen islam Arabes adalah bentuk dekoratif yang sangat artistik yang terdiri dari "dekorasi permukaan" (berdasarkan pola linier bergulir dan berirama) atau pun bentuk pola-pola garis lurus secara vertikal maupun horisontal. Ornamen islam semacam ini sering kali digabungkan dengan elemen lain. Biasanya terdiri dari pola tunggal yang bisa disusun berpetak atau disusun secara berulang-ulang dan sebanyak yang dikehendaki. 

Dari sekian seni Ornamen islam ini banyak digunakan sebagai oleh para arsitek seni islam untuk menggabungkan unsur-unsur dalam ornamen yaitu seni ornamen Islam yang lahir sejak abad ke-9, dan seni ornamen Eropa yang lahir sejak pada zaman Renaisanse. 

pola dan bentuk seni geometri ornamen islam

Arabesque itu sendiri merupakan unsur dasar dalam seni dekorasi Islam tetapi ia berkembang dari sejak kedatangan Islam di muka bumi ini. Penggunaan istilah ini dulu hingga sekarang masih dianggap membingungkan dan inkonsisten. Sebagian ahli arabesque Barat merujuk ini sebagai seni Islam, tetapi yang lainnya lebih kepada seni ornami Romawi Kuno. Di Barat, arabesque menjadi seni ornamen yang utama, dan karena ornamen Islam arabesque ini umumnya bukan pola gambar, maka keberadaannya menjadi unsur yang paling kuat dalam setiap karya karya ornamen arsitektur pada bangunan masjid yang berkembang hingga saat ini.

Penyebaran agama Islam pernah mengalami kejayaan di Eropa yang dimulai dari Andalusia, Spanyol bagian selatan, pada masa pemerintahan bani Umayah yaitu tahun 711 masehi atau 97 hijriah. Salah satu bangunan terkenal yang menjadi saksi kejayaan itu adalah Alhambra yang terletak di kota Granada dan Masjid Cordoba yang terletak di Cordoba. Kedua kota tersebut berada di Andalucia, Spanyol.

Dalam pembangunan kedua bangunan tersebut di desain tidak lepas dari maha karya seni islam yang berkembang pada saat itu. Seni islam itu sendiri terbagi dalam 3 bagian penting, yaitu bunga, geometri, dan kaligrafi. Ketiga seni islam tersebut yang menghiasi beberapa sudut ruang dalam dan luar (fasade) bangunan suci islam.

Pada bangunan-bangunan islam di Andalucia, implementasi seni geometri islam lebih dominan dibandingkan dengan kedua seni islam yang lain. Begitu juga pada teknik pembuatan denah, fasade, dan ornamen-ornamen yang menghiasi ruang dalam bangunan, teknik geometri sangat baik ditekankan sehingga kesan simetris sangat terlihat dan bermakna.

"Tutorial Pendidikan  : Seni, Budaya, Arsitektur, Geometri, Islam"


Artikel Terkait:

Posted on 01.25 by GUDANG ART JOGJA and filed under , , , , | 0 Comments »

Recent Posts